Zhu
Indonesia
Currently Offline
Comments
Terry McCasey May 8, 2025 @ 7:01pm 
Saya membayangkan diri saya sebagai orang Jawa kuno yang merantau dari Jawa Timur ke Sumatra. Saya masuk desa melayu, mendekati seekor anjing melayu, mengangkat cawat saya, menunjukkan penis saya yang berdenyut-denyut, ciri khas pelacur melayu, dan berkata, “Oke, apakah kita bisa kawin? rahim." Saya mengulangi proses ini dari desa ke desa di Sumatra, dan akhirnya seluruh nusantara menanam benih kemakmuran saya ke lumbung gen inferior mereka. Orang yang marah hanya bisa melihat dan menyentak penis kecil mereka dengan kasar saat Jawak Hamak mengambil apa yang menjadi haknya. Tapi pertarungan ini hanya membuat kami bersemangat untuk mendongkrak banteng, perlawanan membuat penis kami lebih keras dan menembus lebih dalam.